www.AlvinAdam.com


Warta 24 Yogyakarta

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 18.04

Lagi Ngehits! Wisata Sawah Sukorame Jadi Potensi Wisata Bantul

Wisata sawah Sukorame di Mangunan, Dlingo, Bantul, DI Yogyakarta.TRIBUN JOGJA/WAHYU SETIAWAN NUGROHO Wisata sawah Sukorame di Mangunan, Dlingo, Bantul, DI Yogyakarta.

BANTUL, KOMPAS.com - Mangunan rupanya tak hanya menawarkan potensi wisata bukit buah saja. Kini Mangunan terdapat obyek wisata yang menawarkan sebuah lansekap pematang sawah yang bisa dinikmati dengan cara berbeda.

Sawah di Dusun Sukorame, Mangunan, Dlingo Bantul, DI Yogyakarta ini memberikan cara berbeda untuk menikmati hamparan sawah yang luas yakni dengan jembatan bambu yang melintasi persawahan.

Baca juga : Seru! Hotel I ni Tawarkan Main di Sawah hingga Berkuda di Sisi Sungai

Tak perlu takut untuk terkena lumpur saat jalan-jalan di sawah, jalan khusus yang terbuat dari bambu dan menyerupai jembatan ini dibuat khusus untuk wisatawan yang ingin melintas di tengah hamparan sawah yang luas.

"Belum ada retribusi karena pengerjaannya belum selesai, masih kurang pembatas sebagai pengaman tapi ini sudah bisa dinaiki," kata Sukadi, satu di antara petani yang sawahnya dilintasi jembatan bambu ini.

Baca juga : Ini Dia Spot Selfie Terbaru di Bantul

Meski belum jadi sepenuhnya, rupanya wisata gratis ini sudah menyedot banyak antusias warga yang ingin menikmati hamparan tanaman padi.

Banyak anak muda tertarik untuk mengunjungi lokasi ini sekadar untuk berfoto dan menambah feed instagram dan sosial media mereka.

Letaknya berada di sebelah timur obyek wisata kebun buah Mangunan, lokasinya persis di selatan jalan raya Sukorame. Bahkan bebera pa instagram yang menyajikan wisata Yogyakarta juga telah mem-posting Wisata Sawah Sukorame ini. (Tribunjogja.com)

Berita Terkait

Bagai Berfoto di Lautan Awan Saat ke Bukit Panguk Bantul

Dinas Pariwisata Bantul Gagas Wisata Malam di Parangtritis

Jalan-jalan ke Bantul? Cobalah Bakmi Karet dan Bakso Domba

Terkini Lainnya

Lima Fakta Menarik Central Park New York, Panutan Sandiaga untuk Monas

Lima Fakta Menarik Central Park New York, Panutan Sandiaga untuk Monas

News 07/01/2018, 07:48 WIB Bawa 1.370 Wisman, Kapal Pesiar MS Volendam Singgah di Semarang

Bawa 1.370 Wisman, Kapal Pesiar MS Volendam Singgah di Semarang

News 06/01/2018, 22:00 WIB Serunya Menjelajah Museum Penyimpan Peralatan Suku Indonesia di Bogor

Serunya Menjelajah Museum Penyimpan Peralatan Suku Indonesia di Bogor

Travel Story 06/01/2018, 20:30 WIB Kota Malang - Gunungkidul Kembangkan Sister City untuk Pariwisata

Kota Malang - Gunungkidul Kembangkan Sister City untuk Pariwisata

News 06/01/2018, 19:00 WIB Mengunjungi Museum Pesawat di Aichi, Jepang

Mengunjungi Museum Pesawat di Aichi, Jepang

Jepang Terkini 06/01/2018, 18:12 WIB Unik, Museum di Bogor Ini Simpan Perkakas dari Bahan Alam Indonesia

Unik, Museum di Bogor Ini Simpan Perkakas dari Bahan Alam Indonesia

Travel Story 06/01/2018, 15:00 WIB Apa Pendapat Anak-Anak saat Liburan ke Museum Nasional?

Apa Pendapat Anak-Anak saat Liburan ke Museum Nasional?

News 06/01/2018, 13:00 WIB 7 Aktivitas Liburan yang Bisa Anda Coba di Monas

7 Aktivitas Liburan yang Bisa Anda Coba di Monas

Travel Story 06/01/2018, 11:30 WIB 6 Museum Unik Sekitar Kebun Raya Bogor,    Yakin Pernah Mampir?

6 Museum Unik Sekitar Kebun Raya Bogor, Yakin Pernah Mampir?

Travel Story 06/01/2018, 09:00 WIB Akhir Pekan, Yuk Olahraga Sambil Wisata di Kawasan Sempur Bogor

Akhir Pekan, Yuk Olahraga Sambil Wisata di Kawasan Sempur Bogor

Travel Story 06/01/2018, 07:00 WIB 5 Wisata Sekitar Stasiun Bogor Ini Cocok untuk Berlibur Akhir Pekan

5 Wisata Sekitar Stasiun Bogor Ini Cocok untuk Berlibur Akhir Pekan

Travel Story 06/01/2018, 00:08 WIB 6 Pasar Buat Penggemar Barang Antik, Bisa Jadi Tempat Foto!

6 Pasar Buat Penggemar Barang Antik, Bisa Jadi Tempat Foto!

Travel Story 05/01/2018, 22:05 WIB Liburan ke Bekasi? Mari Santap Kuliner Gabus Pucung

Liburan ke Bekasi? Mari Santap Kuliner Gabus Pucung

Food Story 05/01/2018, 21:10 WIB 8 Panduan Penting Sebelum Datang ke Curug Parigi di Bekasi

8 Panduan Penting Sebelum Datang ke Curug Parigi di Bekasi

Travel Tips 05/01/2018, 20:00 WIB Ternyata di Bekasi Ada Air Terjun, Lokasinya Dekat Bantargebang

Ternyata di Bekasi Ada Air Terjun, Lokasinya Dekat Bantargebang< /h3> Travel Story 05/01/2018, 19:10 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Bantul

thumbnail

Posted by On 18.04

SMKN 2 Gedangsari Unjuk Gigi Fashion Show - Peduli Lestarikan ...

SMKN 2 Gedangsari Unjuk Gigi Fashion Show - Peduli Lestarikan Tradisi Batik Oleh: Ahmad Nabhani Sabtu, 06/01/2018

Galakkan pelestarian tradisi batik pada industri busana Indonesia, SMKN 2 Gedangsari yang merupakan sekolah binaan PT Astra International Tbk melalui Yayasan Pendidikan Astra â€" Michael D. Ruslim (YPA-MDR) berkolaborasi dengan Designer Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Dandy T. Hidayat selenggarakan pagelaran busana “Fashion Show D’ Aactivities”yang turut dihadiri oleh Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah S.Sos.

Bertempat di Hartono Mall Yogyakarta, acara ini menjadi wujud pembuktian buah karya pembinaan YPA-MDR pada bidang kecakapan hidup (Life Skill) serta menjadi ajang puncak prestasi dan kreativitas siswa binaan yang telah menciptakan design busana dengan tetap melestarikan tradisi budaya batik. Tidak hanya itu, pada kesempatan yang sama SMKN 2 Gedangsari juga meluncurkan produk busana Roges Style yang siap bersaing di industri mode Indonesia.

Ketua Pengurus YPA-MDR, Herawati Prasetyo dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan sejak 2007,YPA-MDR membina 9 SD, 2 SMP dan 2 SMK di Gunung Kidul dan Bantul, Yogyakarta. Hingga saat ini terdapat 2.820 siswa binaan dan 188 guru binaan. “Khusus di Gedangsari, berdasarkan empat pilar pola pembinaan YPA-MDR, membatik termasuk dalam pembinaan kecakapan hidup yang dikembangkan di Gedangsari. Hal ini sesuai dengan potensi ungguan lokal di Gedangsari,”ungkapnya.

Herawati menambahkan, YPA-MDR lewat program tanggung jawab sosial perusahaannya berupaya untuk menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menciptakan perekonomian kreatif dengan menjadikan Gedangsari sebagai daerah sentra industri sesuai potensi unggulan daerahnya, yaitu batik. Pagelaran busa na karya siswa SMKN 2 Gedangsari ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan inspirasi untuk para siswa binaan YPA-MDR dan generasi muda Indonesia lainnya agar dapat menciptakan berbagai karya kreatif yang menginspirasi.

Asal tahu saja, YPA-MDR dalam melaksanakan program pembinaanya selalu bersinergi dengan para praktisi sebagai narasumber dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran secara akademik dan implementasi di sekolah binaan. Sementara Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah S.sos menyampaikan terima kasih kepada Astra yang sudah mengembangkan Kabupaten Gunungkidul karena anak-anak diberdayakan, dilatih dan diharapankan kedepannya ini akan menjadi anak yang mandiri. “Saat ini, memang kita arahkan Kabupaten Gunungkidul 75% SMK dan 25% SMA, jadi nanti anak-anak kita, generasi muda kita sisap bekerja,”ujarnya.

Mampu Produksi 272 Batik

Sebagai informasi, SMKN 2 Gedangsari Kabupaten Gunungkidul mendidik siswanya lebih produktif. Sekolah di perbatasan dengan Kabupaten Klaten Jawa Tengah itu setiap satu semester mampu memproduksi 272 hasil batik tulis yang siap dijual untuk khalayak umum. Kepala Jurusan Tata Busana SMKN 2 Gedangsari, Yuni Sriwahyuni pernah mengatakan, murid-muridnya yang di jurusan tata busana sebanyak 272 siswa. Dalam satu Minggu diberikan mata pelajaran tata busana selama 2 jam untuk memproduksi kain batik tulis.

Dari hasil itu kemudian dijualnya di galeri yang ada di sekolah serta ditawarkan melalui online shop di website sekolah, 'shop.smknroges.sch.id'. Dihargai kisaran Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. "Karena ini batik tulis, jadi harga agak lebih mahal. Website ini memang belum sempurna, tapi kami coba untuk melengkapi," kata Yuni.

Pemberdayaan agar lebih produktif sejak masa sekolah ini dilakukan, untuk meningkatkan potensi daerah yang ada. Yang memang wilayah di Kecamatan Gedangsari banyak buruh batik di sebuah pabrik yang ada di Surakarta. Tak tanggung-tanggung, pengemb angan potensi lokal ini juga masuk dalam motif batik itu sendiri. Yaitu menggunakan gambar gedhang (pisang) buah khas Gedangsari dan walang (belalang) hewan yang banyak ditemukan di Gunungkidul.

Diharapkan dari pendidikan yang diterima para siswanya ini, mereka bisa lebih mandiri selepas lulus dari sekolah. Tak perlu mengadu nasib keluar kota atau mencari pekerjaan yang lainnya. "Jadi seperti eskalator di sekolah kami itu. Ada SD yang mata pelajarannya batik, SMP ada, dan SMK kami juga berikan batik,"ungkap Yuni.

BERITA TERKAIT

  • Lagi, Astra Tanam Seribu Pohon baru di Cianjur - Peduli Lingkungan dan Hutan
  • Jadwal Molor Batik Air
  • Sharp Beri Pelatihan Teknisi Ke SMKN I Blitar - Tingkatkan Kompetensi SDM Handal
  • UKM Indonesia Ikuti "Modest Fashion dan Halal Expo" di Jepang
  • Sambil Jualan Juga Peduli Kangker Payudara - Hadirkan Heritage Millennials
  • Batik Kuningan Harus Go International

BERITA TERKAIT

Lagi, Astra Tanam Seribu Pohon baru di Cianjur - Peduli Lingkungan dan Hutan

PT Astra International Tbk kembali menghijaukan Cianjur dengan penanaman 1.000 pohon baru, sehingga menambahkan jumlah pohon yang sudah diadopsi oleh…

Jadwal Molor Batik Air

Ketika keluarga kami berkunjung ke Pekanbaru, Riau, pada tanggal 15 Desember 2017 menggunakan pesawat Batik Air dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang,…

Sharp Beri Pelatihan Teknisi Ke SMKN I Blitar - Tingkatkan Kompetensi SDM Handal

NERACA Blitar - PT SHARP Electronics Indonesia tidak pernah berhenti untuk terus memberikan kontribusi positif pada masyarakat dan lingkungan. Dengan…

BERITA LAINNYA DI CSR

Bangun Pondasi Kebangsaan Sejak Dini - YAPL Gelar Program Bela Negara Aku Anak Indonesia Hebat

Maju dan mundurnya suatu negara ada di tangan pemuda, maka dari itu peranan pemuda dalam membangun bangsa Indonesia sangatlah penting.…

Peduli Lestarikan Tradisi Batik - SMKN 2 Gedangsari Unjuk Gigi Fashion Show

Galakkan pelestarian tradisi batik pada industri busana Indonesia, SMKN 2 Gedangsari yang me rupakan sekolah binaan PT Astra International Tbk melalui…

Bersama Kaum Disabilitas - Jakabaring Sport City Berbagi Kebahagian di Tahun Baru

Sebagai bentuk kepedulian dan berbagi senyum kebahagiaan di pergatian tahun terhadap kaum disabilitas, manajemen Jakabaring Sport City (JSC) mengajak para…

Berita Terpopuler

YAPL Gelar Program Bela Negara Aku Anak Indonesia Hebat - Bangun Pondasi Kebangsaan Sejak Dini

SMKN 2 Gedangsari Unjuk Gigi Fashion Show - Peduli Lestarikan Tradisi Batik

Jakabaring Sport City Berbagi Kebahagian di Tahun Baru - Bersama K aum Disabilitas

Pertamina Edukasi Bahayanya Blind Spot Bagi Motor - Gandeng Ojek Online

Sharp Greenerator Tunjuk Pemimpin Baru - Rayakan Hari Jadi Kedua

Mewaspadai Gejolak BBM di 2018

Lika-Liku Eksploitasi Blok Mahakam

Kereta Bandara Soetta, Era Baru Transportasi Publik di Indonesia

Barata Indonesia Targetkan Laba Rp 86 Miliar

IKAI Patok Rights Issue Rp 107 Per Saham

Sumber: Google News | Warta 24 Gunungkidul

no image

Posted by On 18.04

Laguna Trisik Diusulkan Gantikan Pantai Glagah dan Congot

REPUBLIKA.CO.ID, KULON PROGO -- Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mengusulkan pengembangan laguna di kawasan Pantai Trisik sebagai wisata baru pengganti Pantai Glagah dan Congot.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kulon Progo Rohedy Goenoeng di Kulon Progo, Sabtu (6/1), mengatakan sampai detik ini, Pemkab Kulon Progo berusaha mempertahankan objek wisata Pantai Glagah dan Pantai Congot, meski masuk dalam kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP) New Yogyakarta International Airport yang dibangun PT Angkasa Pura I.
"Sampai saat ini, PT AP I belum memberikan lampu hijau tetap dipertahankannya Pantai Glagah dan Congot sebagai objek wisata. Semberi menunggu persetujuan AP I, kami mengusulkan pengembangan laguna di Pantai Trisik sebagai wisata baru, sehingga saat bandara beroperasi, Kulon Progo tidak kehilangan momentum," kata Rohedy.
Menurut dia , laguna di Pantai Trisik sangat bagus, apalagi di kelilingi tambak udang yang dikembangkan oleh masyarakat. Laguna Pantai Trisik bisa menjadi wisata kuliner ikan laut dan wisata alam.
"Pengembangan laguna di Pantai Trisik bisa dilakukan oleh pihak ketiga, bisa masyarakat, bisa investor, nanti pemkab membuat regulasi kontribusi kepada pemkab. Hal ini untuk mensiasati keterbatasan APBD untuk pengembangan objek wisata baru," katanya.
Menurut dia, 2018 ini merupakan memontem bagus mengembangkan laguna di Pantai Trisik. Jangan sampai bandara beroperasi, wisatawan semua lari keluar Kulon Progo, seperti Bantul dan Gunung Kidul. "Pantai Trisik berada di jalur jalan lintas selatan (JJLS). Sehingga, sangat potensi sebagai wisata pantai andalan Kulon Progo ke depannya," katanya.
Rohedy mengatakan kawasan selatan masih sangat seksi untuk pengembangan wisata baru. Hal ini didukung infrastruktur jalan yang bagus dan akses jalannya mudah. Berbeda dengan pengembanga n Bukit Menoreh yang membutuhkan modal besar, dan akses jalan juga sulit.
"Jangka panjang pengembangan Bukit Menoreh sangat bagus, tapi Kulon Progo harus menangkap peluang wisata dengan cepat, maka salah satu solusinya pengembangan Trisik," katanya.

Sumber: Google News | Warta 24 Kulon Progo

thumbnail

Posted by On 18.04

15 Destinasi Hits di Bantul Yogyakarta Ini Bakal Bikin Feed ...

15 Destinasi Hits di Bantul Yogyakarta Ini Bakal Bikin Feed Instagram-mu Semakin Berwarna-warni

Spot wisata di Bantul nggak cuma hutan pinus atau Bukit Mojo. Yuk sambangi 15 spot lainnya yang akan bikin feed Instagram-mu makin berwarna.

15 Destinasi Hits di Bantul Yogyakarta Ini Bakal Bikin Feed Instagram-mu Semakin Berwarna-warniINSTAGRAM/explore.bantulSpot wisata di Bantul Yogyakarta

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Rizkianingtyas Tiara

TRIBUNTRAVEL.COM - Buat generasi milenial, tentu spot wisata yang jadi favorit adalah destinasi yang seru buat berselfie ria.

Nah, traveler yang berencana menghabiskan liburan ke Yogyakart a, tak ada salahnya yuk mampir ke Kabupaten Bantul.

Terletak di sebelah selatan Kota Yogyakarta, Bantul punya segudang tempat wisata seru yang jadi spot asyik buat berselfie.

Dikutip TribunTravel.com dari laman Kompas.com, dua di antara spot seru buat berselfie di Bantul adalah Bukit Mojo dan lansekap pematang sawah, yang keduanya terletak di Kecamatan Mangunan.

Bukit Mojo terletak di Dusun Kediwung, Gumelem, Mangunan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sementara lansekap pematang sawah yang seru buat berfoto ria ini berada di Dusun Sukorame, Mangunan, Dlingo Bantul.

Menjelajahi Kabupaten Bantul tentu tak cukup cuma menyambangi dua spot ini.

Ada banyak tempat wisata seru buat dijadikan tujuan berlibur.

Mulai dari wisata pantai, gua, hingga air terjun dan wisata hutan pinus.

Halaman selanjutnya 123 Ikuti kami di
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari Editor: Sri Juliati Sumber: Tribun Travel Detik-detik Penangkapan Brigadir Jumadi, Oknum Polisi yang Bawa Kabur Uang Rp 10 Miliar Sumber: Google News | Warta 24 Yogyakarta

thumbnail

Posted by On 18.04

Dituduh Curi Kotak Amal, Pria di Jogja Tusuk 4 Orang di Masjid

Bantul - Seorang pria menusuk secara membabi-buta ke sejumlah orang di Masjid Ibrahim Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. Usai menusuk 4 orang, pelaku melarikan diri.

Dari informasi yang diperoleh JawaPos.com, kejadian tersebut bermula ketika adanya seorang pria yang terlihat mencurigakan di pelataran masjid, Jumat, 5 Januari 2018 sekitar pukul 09.15 WIB. Ia tampak mondar-mandir mendekati kotak amal masjid.

Takmir masjid yang merasa curiga dengan gelagat pelaku, lantas bermaksud menanyakan sejumlah pertanyaan dengan ditemani beberapa warga sekitar. Namun saat ditanya soal kotak amal masjid, bukannya menjawab, pelaku malah mengeluarkan senjata tajam dan menusuk 4 orang yang akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

Empat korabn itu yakni, Endro Pr ihatin, 32, warga asal Bantul yang merupakan juru parkir Soto Kadipiro, Bantul. Ia terkena luka tusuk lengan tangan sebelah kiri dan harus mendapat 11 jahitan. Kemudian Arif Budi Santoso, 39, warga Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. Ia juga mengalami luka tusuk di paha sebelah kiri.

Korban ketiga atas nama Wahyu Widodo, 41, warga Kasihan, Kabupaten Bantul, luka pada paha kanan karena tusukan. Serta Sukirman, 61, warga Kecamatan Wirobrajan, Kota Yogyakarta mengalami tusukan bagian perut sebelah kiri.

Baca artikel menarik lainnya dari JawaPos.com di sini.

1 dari 3 halaman

Pelaku Melarikan Diri

Ilustrasi Penganiayaan
Ilustrasi Penganiayaan (Liputan6.com/Andri Wiranuari)

Usai menusuk 4 orang, pelaku pun melarikan diri. Namun dari laporan warga, pelaku akhirnya berhasil dikejar dan ditangkap oleh pihak kepolisan Sek tor Wirobrajan di sekitar Jembatan Serangan.

Diduga karena terdesak, pelaku melemparkan senjata tajam yang dipergunakan untuk menusuk sejumlah korban ke Sungai Winongo.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Wirobrajan Kompol Endang Sulis Kurniati membenarkan peristiwa tersebut. Namun sejauh ini, pelaku masih bungkam terkait identitasnya.

Saat ditanya terkait dugaan pencurian yang dilakukan oleh pelaku, pihaknya belum mendalami.

"Yang jelas kami menangkap pelaku karena diduga tersangka penusukan. Atas namanya sampai sekarang tidak ngaku. Dia masih bungkam. Sempat diteriaki maling, dikejar anggota saya dan berhasil ditangkap di Jembatan Serangan," ujarnya singkat.

2 dari 3 halaman

Tidak Gila, Penusuk 4 Warga Jogja Diproses Hukum

Ilustrasi Napi di Penjara
Ilustrasi Napi di Penjara

Sempat ada dugaan penusuk 4 orang di masjid itu menderita gangguan jiwa. Tetapi Polsek Wirobrajan Kota Yogyakarta memastikan pelaku tidak gila. Dengan demikian, pria yang mengaku atas nama Parjo tersebut akan diproses hukum atas dugaan melakukan penganiayaan terhadap sejumlah warga.

Kapolsek Wirobrajan, Kompol Endang Sulis Kurniati mengatakan, setelah dimintai keterangan pelaku mengaku hanya tidur di dekat kotak infak Masjid Ibrahim Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul.

"Tidak gila. Jadi setelah tidur, mandi di belakang masjid kemudian saat ditanya dia lari," katanya, sewaktu dikonfirmasi Sabtu, 6 Januari 2018.

Ketika lari itulah, warga meneriakinya maling. Kemudian dilakukan pengejaran, namun Parjo melukai beberapa orang yang menghadangnya menggunakan senjata tajam. Empat di antaranya menjadi korban penusukannya dan sempat dirawat di rumah sakit.

Sementara Parjo berhasil diamankan oleh anggota Polsek Wirobrajan. Namun barang bukti berupa senjata tajam yang digun akannya untuk menyerang warga dibuangnya ke Sungai Serang.

"Untuk di tempat kami, proses hukumnya penganiayaan," tuturnya.

Lanjut Endang, Parjo sebelumnya sulit untuk diajak komunikasi. Sampai Jumat sore kemarin belum mengakui siapa namanya. "Pelaku ada di tempat kami," ucapnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Sumber: Google News | Warta 24 Bantul

thumbnail

Posted by On 18.04

Bantul Berbenah untuk Adipura 2019

Warga bantul siap bersihkan wilayah Pasar Bantul dalam Gropyok Sampah, Jumat (5/1/2017). (Salsabila Annisa Azmi/JIBI/Harian Jogja)Warga bantul siap bersihkan wilayah Pasar Bantul dalam Gropyok Sampah, Jumat (5/1/2017). (Salsabila Annisa Azmi/JIBI/Harian Jogja) Sabtu, 6 Januari 2018 11:20 WIB Salsabila Annisa Azmi/JIBI/Harian Jogja Bantul Share : Bantul Berbenah untuk Adipura 2019

Pemkab Bantul merencanakan penambahan armada truk sampah dan pembuatan bak sampah

Solopos.com, BANTUL â€" Demi tercapainya target adipura di tahun 2019, Pemkab Bantul merencanakan penambahan armada truk sampah dan pembuatan bak sampah di sekitar 930 pedukuhan dan pembuatan tempat pembuangan umum di tiap desa.

Pemasangan bak sampah akan diletakkan di dekat jalan-jalan besar tiap dusun.

Bupati Bantul Suh arsono mengatakan permasalahan sampah di Bantul cukup pelik. Banyak masyarakat yang meskipun sudah disediakan bak sampah tetap membuang sampah di sungai.

Hal tersebut kemungkinan karena tempat pembuangan sampah di desa jauh dari akses jalan yang biasanya dilalui oleh truk sampah. Oleh karena itu solusi Pemkab Bantul mendekatkan tempat pembuangan sampah di jalan-jalan besar tiap dusun.

“Untuk armada kami koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, sudah nambah satu atau dua itu, membangun tempat pembuangan sampahnya pakai tanah kas desa, kalau adanya tanah penduduk bisa disewa menggunakan anggaran ADD,” ujar Suharsono seusai membuka acara Gropyok Sampah di area publik depan Pasar Bantul, Jumat (5/1/2018).

lowongan pekerjaan
JAVA ZEST ROTI KHAS SOLO, informasi selengkapnya KLIK DISINI Sumber: Google News | Warta 24 Bantul

no image

Posted by On 18.04

Bantul Gandeng Pokdarwis Jaga Kebersihan Objek Wisata

REPUBLIKA.CO.ID,BANTUL -- Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta melibatkan kelompok sadar wisata atau pelaku usaha pariwisata setempat untuk menjaga atau mewujudkan kebersihan kawasan objek wisata di daerah ini.
"Yang paling utama itu tenaga kebersihan, namun saya kepingin melibatkan pokdarwis atau pelaku usaha jasa pariwisata di lapangan terkait kebersihan objek wisata," kata pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru di Bantul, Sabtu.
Menurut dia, perlu melibatkan pokdarwis atau pelaku usaha pariwisata karena tanggung jawab kebersihan objek wisata itu tidak murni menjadi tanggung jawab petugas kebersihan lapangan, tetapi mestinya juga masyarakat pelaku wisata.
"Termasuk mereka yang punya usaha di sana (objek wisata), mohon maaf masa punya warung jual makanan di situ lalu ada yang buang sampah sembarangan mereka tidak ikut bagaimana caranya biar sampah itu dibuang di tempat yang semestinya," katanya.
Oleh sebab itu, kata dia, pihaknya butuh merangkul teman-teman di lapangan baik itu pelaku usaha meupun pokdarwis. Bahkan untuk mewujudkan kebersamaan dalam mewujudkan dan menjaga kebersihan objek wisata, akan dibuatkan wadah Satgas Sampah.
"Dalam waktu dekat ini yang akan kita tetapkan sebagai Satgas Sampah itu teman-teman petugas kebersihan di objek wisata. Tapi kami akan komunikasi, kalau sekiranya masyarakat nanti perlu ditetapkan jadi Satgas Sampah kami lakukan," katanya.
Kwintarto juga mengatakan, untuk Satgas Sampah wisata nantinya juga dibuatkan identitas dan perlu dikukuhkan, agar nanti personelnya jelas dan tidak terjadi kesalahpahaman ketika menjalankan ketugasannya di lapangan.
"Nanti kami akan mencoba membuatkan identitas teman-teman satgas sampah, sehingga memang tidak semua orang bisa menegur seenaknya kepada wisatawan yang dimungkinkan akan bisa terjadi kesalahpa haman," katanya.

Sumber: Google News | Warta 24 Bantul

no image

Posted by On 18.04

Timnas Islandia Akan Berlatih di Bantul

Bola.com, Bantul - Teka-teki di mana Timnas Islandia akan berlatih sebelum menghadapi Indonesia Selection akhirnya menemui titik terang. Skuat racikan Heimir Hallgrimsson itu dijadwalkan menggelar sesi training di Stadion Sultan Agung, Bantul, 8-9 Januari.

Laga Islandia melawan Indonesia Selection akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 11 Januari 2018.

  • Hamka Hamzah Tinggalkan PSM
  • 3 Pemain Baru Diharapkan Tambah Kekuatan Persib
  • 4 Eks Persipura Plus Otavio Dutra Resmi Berkostum Persebaya

Direktur Produksi Media Pro Asia, Caesar Armas usai mengecek kondisi stadion markas Persiba Bantul itu menyebut jika lokasi latihan cukup memadai. Timnas Islandia sendiri dijadwalkan tiba di Yogyakarta, Minggu (7/1/2018).

''Kami sudah melakukan pengecekan. Sebelumnya kami hanya sempat melihat stadion ini melalui foto-foto yang bered ar di internet dan seajuh ini memang bagus,'' ungkap Caesar.

Dia menjelaskan, dari hasil pantauannya, Caesar menyebut sejauh ini kondisi lapangan cukup bagus. Terlebih sistem pengeringan lapangannya, mengingat Yogyakarta sempat dilanda hujan deras dan kondisi lapangan tidak becek.

Sementara untuk di luar lapangan, Caesar hanya menyebut ada sedikit kekurangan yang diperlukan yakni pada ruang ganti pemain yang memang masih dalam proses perbaikan.

''Secara umum tidak ada masalah dengan kondisi Stadion Sultan Agung dan juga fasilitasnya,'' ucapnya.

Skuat Indonesia Selection berisi pemain-pemain nasional yang diboyong berdasarkan polling. Setelah laga tersebut, Timnas Islandia yang lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia akan menghadapi Timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), 14 Januari 2018.

Sumber: Google News | Warta 24 Bantul

thumbnail

Posted by On 18.04

2 Pencuri Kayu di Hutan Paliyan Tertangkap Basah

Hutan Sodong, Gunungkidul (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)Hutan Sodong, Gunungkidul (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah) Sabtu, 6 Januari 2018 15:20 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share : 2 Pencuri Kayu di Hutan Paliyan Tertangkap Basah

Dua pencuri kayu hutan di Petak 99 RPH Menggoro BDH, Paliyan diamankan pihak kepolisian

Solopos.com, GUNUNGKIDULâ€"-Dua pencuri kayu hutan di Petak 99 RPH Menggoro BDH, Paliyan diamankan pihak kepolisian, Jumat (5/1/2018) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dikatakan Kapolsek Paliyan AKP Catur Widodo bahwa pelaku berhasil diamankan ketika petugas kehutanan melakukan patroli yang dipimpin Sugiyono berangkat bersama dengan empat petugas Polisi Hutan dari POS jaga Petak 96 RPH Menggoro.

“Kemudian sesampainya di Petak 99 petugas melihat ada seorang laki-laki yang menyeberang sungai membawa kayu jati dengan cara dipanggul menuju arah dusun Pacar melalui jalan setapak,” ujarnya Sabtu (6/1/2018).

Melihat hal tersebut petugas melakukan penghadangan dijalan setapak yg diperkirakan akan dilalui oleh Pelaku dan sekitara pukul 16.00 Wib berhasil menangkap seorang pelaku berinisial Adi Prayitno alias Proyo, selanjutnya pelaku diamankan di Pos jaga Petak 98 RPH Menggoro.

Setelah berhasil dihadang, kemudian petugas melaporkan kejadian tersebut ke Kepala BDH Paliyan, Sugimin dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Paliyan setelah dilakukan interogasi pelaku melakukan pencurian dengan Prawoto.

Atas kejadian tersebut pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti tujuh potong kayu jati, satu buah gergaji tangan, dua buah sabit, satu buah topi warna hitam terbuat dari kain, dan juga satu buah topi caping terbuat dari bambu.

lowongan pekerjaan
PT. K33 DISTRIBUSI, informasi selengkapnya KLI K DISINI Sumber: Google News | Warta 24 Gunungkidul

thumbnail

Posted by On 18.04

Wisata Cave Tubing Kalisuci Sudah Beroperasi Normal, tapi ...

Susur Gua Kalisuci (JIBI/Harian Jogja/Yodie Hardiyan) Minggu, 7 Januari 2018 05:20 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share : Wisata Cave Tubing Kalisuci Sudah Beroperasi Normal, tapi Tergantung Cuaca

Objek wisata Cave Tubing Kalisuci, di Pacarejo, Semanu sudah mulai dibuka

Solopos.com, GUNUNGKIDULâ€"Objek wisata Cave Tubing Kalisuci, di Pacarejo, Semanu sudah mulai dibuka, pasca dampak banjir akhir November tahun kemarin, yang menganggu aktivitas wisata disana.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dinpar), Gunungkidul, Hary Sukmono, terkait bencana banjir yang terjadi sekitar sebulan lalu ia mengatakan memang sulit untuk dicegah karena pengaruh alam. Namun dia juga mengatakan setidaknya masih ada upaya mengurangi resiko.

“Wisata yang kita miliki itu pemanfaat an daya tarik wisata karst. Menggunakan sistem hidrologi. Ya kalau memang banjir sulit juga dihindari, karena pengaruh alam,” ujarnya Jumat (5/1/2018).

Dia mengatakan mitigasi terhadap bencana harus dimaksimalkan termasuk Early Warning System (EWS). Saat ini sendiri ia mengatakan para pengelola atau Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di sana sudah cukup baik mengurangi resiko-resiko bencana itu.

“Kalau hujan di hulu dihentikan, apalagi kalau udah ada tanda-tanda banjir juga tidak menerima tamu. Tamu kunjungan sendiri juga dibatasi sehari, itu untuk keamanan dan kenyamanan para wisatawan yang berkunjung,” kata Hary.

Dikatakan salah satu pemandu Cave Tubing Kalisuci, Amin Rahmadi bahwa kondisi saat ini sudah normal, dan sudah buka mulai 31 Desember 2017.

“Kita sudah mulai buka akhir tahun kemarin, tapi kita kan wisata juga tergantung alam. Kalau cuaca kurang mendukung ya kita off,” katanya.

Ia mengatakan ada pertimbangan kegiatan di sana berjalan atau tidak, yang pertama melihat kondisi cuaca, karena dari hulu mengalir ke Kali suci yang kedua debit air juga diperhatikan.

Dalam upaya menjaga keamanan dan kenyamanan dia juga membenarkan adanya pembatasan kunjungan wisata, dalam sehari yaitu maksimal 250 orang. “Pada saat trip juga dibatasi pertama dan kedua itu biasanya diberi jeda maksimal sekali trip 20 orang dengan minimal tiga pemandu,” katanya.

Saat ini sendiri kondisi pasca banjir tersebut, yang masih perlu ditambah adalah jumlah tempat sampah, karena banyak yang hanyut saat banjir. Selain itu juga dikatakan Amin, pintu-pintu toilet beberapa juga mengalami rusak.

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI Sumber: Google News | Warta 24 Gunungkidul