WARTA 24 YOGYAKARTA

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Ada Coretan “Awas Lunyu!” Trotoar Keramik di Purbalingga Jadi ...

Posted by On 22.39

Ada Coretan “Awas Lunyu!” Trotoar Keramik di Purbalingga Jadi ...

TULISAN peringatan menggunakan cat semprot di keramik trotoar Jalan MT Haryono Purbalingga karena licin, Selasa (29/11).SATELITPOST/AMIN WAHYUDI

Kondisi trotoar dari keramik yang licin dan dikeluhkan oleh masyarakat mendapat sorotan dari kalangan legislatif Kabupaten Purbalingga. Karena kondisi yang tidak nyaman dan sampai ada korban, maka pemerintah daerah wajib bertanggung jawab.

“Itu memang harus segera direnovasi, harus itu, karena memakan korban dan pengguna tidak nyaman, pemerintah daerah sudah harus tanggung jawab,” kata anggota DPRD Purbalingga Adi Yuwono, Rabu (29/11).

Seharusnya, sudah sejak awal perencanaan harus sudah matang. Apalagi hal tersebut memang diperuntukkan bagi u mum. Dalam perencanaan seharusnya sudah dipikirkan untuk kaum disabel juga. “Itu seharusnya dalam perencanaan sudah matang, harus dipikirkan juga bagaimana untuk kepentingan lain karena ditempat umum, seperti dibuatkan juga untuk akses bagi kaum disabel,” ujarnya.

Jika pun nantinya bisa diganti, pemerintah harus mengeluarkan biaya lagi. Artinya, proyek yang gagal berakibat pada pembengkakan anggaran. Padahal, seharusnya alokasi dana yang ada bisa untuk dimanfaatkan hal lain. “Kalau seperti ini ya namanya tidak efisien anggaran,” ujarnya.

Baca Juga : Polemik Trotoar Keramik Pubalingga, Dari Coretan “Awas Lunyu” Sampai Pasang Karet Ban

Diberitakan sebelumnya, saking kesalnya dengan kondisi trotoar yang licin, baru-baru ini masyarakat kembali menuliskan peringatan ‘Awas Lunyu’ dengan pilok. Kali ini ukurannya lebih besar. Pantauan SatelitPost, ada beberapa titik di sepanjang Jalan MT Haryono Purbalingga.

Seorang pedagang di satu kawa san tersebut, Sugeng (53) mengatakan bahwa dirinya sekali melihat orang terpeleset di trotoar tersebut. Bukan hanya saat trotoar basah karena hujan. Saat kering pun orang bisa terpeleset.

“Pernah, tidak satu dua kali, tapi sering. Tidak hanya di bagian yang miring, pada yang rata juga licin, lha ini keramik halus,” ujarnya, kemarin.

Pada trotoar tersebut memang tidak hanya dipasang keramik halus berwarna merah. Ada satu ruas garis yang dipasang keramik warna kuning, dengan tekstur kasar. Hanya saja, itu tidak menjadikan trotoar aman. Padahal di kawasan tersebut, termasuk ramai dilalui orang. Karena di dekat sekolah, baik SD maupun SMA. (amin wahyudi)

Komentar

komentar

Sumber: Google News | Warta 24 Purbalingga

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »