WARTA 24 YOGYAKARTA

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Anak Sukabumi yang Dikurung 8 Tahun Pernah Alami Kekerasan

Posted by On 19.54

Anak Sukabumi yang Dikurung 8 Tahun Pernah Alami Kekerasan

Selasa 28 November 2017, 09:44 WIB Anak Sukabumi yang Dikurung 8 Tahun Pernah Alami Kekerasan Syahdan Alamsyah - detikNews Anak Sukabumi yang Dikurung 8 Tahun Pernah Alami KekerasanAnak lelaki ini dibawa dari rumahnya oleh relawan untuk menjalani perawatan di rumah sakit. (Foto: istimewa) Kabupaten Sukabumi - Ija (14) selama delapan tahun dikurung dalam kamar rumah orang tuanya di Sukabumi. Bocah lelaki berkebutuhan khusus tersebut rupanya pernah mengalami tindakan kekerasan oleh sang ayah.
Mak Oon (50), ibu Ija, mengaku terpaksa mengurung anaknya itu di kamar sempit ukuran 1 x 2 meter. Mereka tinggal di Kampung Cigadog, R T 1 RW 1, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Kisah pilu Ija terdengar Deni Solang (53) selaku pemilik sekaligus pengelola Panti Aura Welas Asih (AWA), Palabuhanratu Sukabumi, Jawa Barat. Sang bocah yang sempat menjalani pemeriksaan medis di RSUD Palabuhanratu itu langsung diboyong Deni dan relawan panti tersebut.
Berdasarkan keterangan Mak Oon kepada Deni, Ija sewaktu berusia lima tahun ialah sosok periang. "Mak Oon cerita putranya itu dulu rajin ngaji periang seperti anak seumurannya. Namun Ija berubah sejak ayahnya melakukan kekerasan. Ija dipukul di kepala dan langsung kejang-kejang. Mak Oon sendiri tidak sanggup mengenang peristiwa itu, dia lebih banyak menutupi hal itu," kata Deni Solang melalui sambungan telepon, Selasa (28/11/2017).
Baca juga: Anak Sukabumi Ini Dikurung di Kamar Sempit Selama 8 Tahun
Setelah mengalami kekerasan fisik dari ayahnya, kesehatan Ija memburuk dan kerap kejang. Perilakunya bocah itu berubah drastis, mulutnya terkunci dan pendengarannya hilang.
"Dia jadi tuna wicara, pendengarannya juga kurang baik ditambah sekarang tidak bisa berjalan. Sekarang sudah kita berikan kursi roda," ujar Deni.
Deni menyebut Mak Oon sebetulnya tidak tega mengurung sang putra dalam kamar sempit. Hal itu terpaksa dilakukan Mak Oon karena setiap harinya harus mencari nafkah menjadi tukang pijat atau bekerja serabutan.
Selama ini Mak Oon tinggal bersama Ija dan putra bungsunya, Ramlan (13). "Biaya sekolah dan makan sehari-hari dipikul Mak Oon sendirian, suaminya bercerai dan pergi entah kemana. Mak Oon terpaksa mengurung Ija karena kalau dibiarkan di dalam rumah suka kabur ke hutan. Akhirnya Ija dikurung selama hampir delapan tahun," tutur Deni. (bbn/bbn)
Berita Terkait

Tergerus Arus Sungai, Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Cianjur Ambles

Anak Sukabumi Ini Dikurung di Kamar Sempit Selama 8 Tahun

Warga Sukabumi Keluhkan Jalanan Perkotaan Mirip Kolam

10 Petani Korban Hoax Berujung Pembakaran Kantor PT SNN Disidang

Keluar Penjara, Terpidana Penyerobotan Lahan Disambut Ratusan Petani

Asyiknya Ikut Aksi Beri Makan Komunitas Sukabumi Cat Lover

Polisi Razia Berandalan Bermotor di Sukabumi

Satpol PP Sukabumi Temukan Obat Terlarang Saat Cari Pelajar Bolos

Baca Juga Wolipop Peduli Kucing, Komunitas Ini Bagi-Bagi Makanan Gratis 20detik

Peduli Kucing, Komunitas Ini Bagi-Bagi Makanan Gratis

detikFinance JK ke Wakil PM China: Jangan Terlalu Banyak Bawa Pekerja ke RI

JK ke Wakil PM China: Jangan Terlalu Banyak Bawa Pekerja ke RI

detikFinance Pembangunan Tol Bocimi Terhambat 6,3 Ha Lahan yang Belum Bebas

Pembangunan Tol Bocimi Terhambat 6,3 Ha Lahan yang Belum Bebas

detikFinance Ini Progres Proyek Tol 240 Km yang Ditarget Rampung Sebulan

Ini Progres Proyek Tol 240 Km yang Ditarget Rampung Sebulan

detikFinance Bocoran Upah Minimum se-Jawa Barat: Karawang Paling Tinggi Rp 3,9 Juta

Bocoran Upah Minimum se-Jawa Barat: Karawang Paling Tinggi Rp 3,9 Juta

detikInet After The Rain Kontes Fotostop

After The Rain

Begini Penampakan Progres Tol Bocimi yang Sempat Mangkrak Foto Bisnis

Begini Penampakan Progres Tol Bocimi yang Sempat Mangkrak

News Feed Video Heboh Seorang Pria Nikahi 3 Wanita Sekaligus, Benarkah? 20detik

Video Heboh Seorang Pria Nikahi 3 Wanita Sekaligus, Benarkah?

Selasa 28 November 2017, 10:50 WIB Soal Bom Mesir, Pimpinan DPR: Terorisme Bertentangan dengan Islam

Soal Bom Mesir, Pimpinan DPR: Terorisme Bertentangan dengan Islam

Se lasa 28 November 2017, 10:50 WIB Ketika Masjidil Haram Diduduki Sekelompok Kaum Militan Salafi

Ketika Masjidil Haram Diduduki Sekelompok Kaum Militan Salafi

Selasa 28 November 2017, 10:45 WIB Cuaca Ekstrem, Nelayan Gunungkidul Tidak Melaut

Cuaca Ekstrem, Nelayan Gunungkidul Tidak Melaut

Selasa 28 November 2017, 10:44 WIB Sebaran Abu Vulkanik Gunung Agung Mengarah ke Samudera Selatan Yogya

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Agung Mengarah ke Samudera Selatan Yogya

Selasa 28 November 2017, 10:40 WIB By retailAds detikcom Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com Back To TopSumber: Google News | Warta 24 Sukabumi

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »