WARTA 24 YOGYAKARTA

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Imigrasi Wonosobo gelar rakor penerbitan paspor haji dan ...

Posted by On 22.46

Imigrasi Wonosobo gelar rakor penerbitan paspor haji dan ...

WONOSOBOZONE â€" Dalam rangka menyambut pelaksanaan ibadah haji tahun 1439 H/2018, Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo berserta instansi terkait melaksanakan Rapat Koordinasi mengenai persiapan Penerbitan Paspor bagi calon jamaah haji di wilayah kerja Imigrasi Wonosobo, Selasa, 28/11/2017 di Hotel Surya Yudha Banjarnegara.

Rapat Koordinasi dibuka langsung oleh Soeryono selaku Kakanim Wonosobo sekaligus sebagai pemateri yang menyajikan materi tentang kebijakan pelaksanaan pemberian paspor bagi Jemaah Haji/Calon Jemaah Haji.

“rapat koordinasi persiapan penerbitan paspor merupakan kegiata rutin setiap tahun nya, bertujuan agar pelayanan penerbitan paspor calon jamaah haji dapat terlaksana dengan cepat, tepat, dan benar sesuai peraturan perundang-undangan,” ujar Soeryono.

Soeryono menambahkan bahwa jumlah penerbitan paspor bagi jemaah calon haji tahun 2018 di Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo tahun ini mengalami kenaikan sekitar seribuan lebih.

“Dari yang tadinya 3781 paspor ditahun 2017, kini pada 2018 mencapai 4887 paspor dari semua wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo yang meliputi Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Magelang dan Kota Magelang”, ungkap Soeryono.

Dari data yang didapatkan oleh Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo, tercatat bahwa daerah yang tertinggi penerbitan paspornya adalah Kabupaten Temanggung dengan jumlah 1261 paspor, kemudian disusul oleh Kabupaten Magelang yaitu 1100 paspor. Sedangkan terendah adalah Kota Magelang yaitu 176 paspor. Sementara Kabupaten Purworejo dan Banjarnegara berjumlah sama yakni 800 paspor.

Pelaksanaan ibadah haji merupakan tugas nasional yang dilaksanakan lintas sektoral, dan untuk penerbitan paspor sendiri melibatkan Kemenkumham melalui Kantor Imigrasi. Oleh sebab itu pihak Imigrasi khusunya Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo berharap kerjasama dan koordinasi antara Kemenkumham dan Kemenag serta Instansi lainnya dapat terjalin dengan baik dan dapat terus dipertahankan sekaligus ditingkatkan.

Meningkatnya pemohon paspor, Imigrasi Wonosobo kini telah menerapkan pelayanan paspor melalui aplikasi online yang bisa didownload di play store. Dengan aplikasi tersebut permohonan paspor menjadi mudah dan cepat karena pemohon dapat menentukan sendiri waktu pengurusan. Hal tersebut sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sehingga pada kesempatan rakor tersebut, Imigrasi Wonosobo juga melakukan sosialisasi implementasi antrian permohonan paspor secara online. Soeryono mengatakan bahwa untuk pelayanan paspor online, pihaknya memberikan kuota 70 paspor per hari.

Sumber: Google News | Warta 24 Banjarnegara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »