WARTA 24 YOGYAKARTA

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Rawan Longsor, 18 KK di Prambanan Direkomendasikan Direlokasi

Posted by On 21.29

Rawan Longsor, 18 KK di Prambanan Direkomendasikan Direlokasi

Talut yang berada di lingkup RT 06/03 Jali, Gayamharjo lonsgor yang membuat rumah warga jebol, Selasa (28/11/2017). (IST/FPRB Prambanan)Talut yang berada di lingkup RT 06/03 Jali, Gayamharjo lonsgor yang membuat rumah warga jebol, Selasa (28/11/2017). (IST/FPRB Prambanan) Senin, 4 Desember 2017 08:55 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share : Rawan Longsor, 18 KK di Prambanan Direkomendasikan Direlokasi

Sabtu (2/12/2017) relawan melakukan pengosongan tiga rumah warga Sengir, Sumberharjo

Solopos.com, SLEMAN-Empat Kepala Keluarga (KK) di Wukirharjo, Prambanan masuk usulan rekomendasi yang direlokasi. Jumlah tersebut menambah jumlah 14 KK lainnya di wilayah Sumberejo yang masuk daftar rekomendasi untuk direlokasi.

Ketua Forum Komunikasi Komunitas Relawan Sleman (F KKRS) Yoga Nugroho mengatakan, hasil evaluasi yang sudah positif masuk pembahasan mekanisme relokasi sebanyak 14 KK dari Dusun Ndayakan dan Sengir Desa Sumberharjo. Jumlah tersebut belum termasuk empat KK lainnya yang juga direkomendasikan untuk direlokasi di Desa Wukirharjo. “Ini masih akan dibahas lebih lanjut oleh Kades Wukirharjo bersama Camat Prambanan,” katanya, Minggu (3/12/2017).

Sabtu kemarin, relawan melakukan pengosongan tiga rumah warga Sengir, Sumberharjo. Kebijakan itu lakukan karena tanah di atas ketiga rumah tersebut sudah bergerak dan mengancam keberadaan ketiga rumah tersebut. Salah saru rumah yang dikosongkan adalah milik Mardiono warga RT 3/RW 26 Dusun Sengir, Sumberharjo. Untuk sementara, Mardiono mengaku saat ini masih mengungsi ke rumah tetangganya.

Yoga menjelaskan, Siklon Tropis Cempaka yang melanda wilayah Sleman pada 28 â€" 29 November lalu berdampak bencana di 16 kecamatan dari 17 kecamatan di Sleman. Dampak di 12 kecamatan selain ketiga kecamatan (Prambanan, Mlati, Seyegan dan Gamping) adalah pohon tumbang, dengan kerusakan menimpa rumah ataupun jaringan listrik dan telepon. “Kecamatan yang tidak terdampak adalah kecamatan Turi,” jelasnya.

Adapun total 68 kejadian yang dilaporkan dan tertangani oleh BPBD Sleman bersama komunitas relawan. Di Prambanan terdapat 12 titik pengungsian mandiri dengan total 87 jiwa. Dari jumlah tersebut tercatat 10 lansia yang mengungsi. Logistik dari BPBD Sleman sudah terdistribusi sejak paska kejadian. Di Mlati, terdapat dua titik pengungsian mandiri sebanyak empat KK, dampak longsor tebing sungai. Adapun di Gamping terdapat satu titik pengungsian mandiri satu KK juga dampak longsor.

Semua pengungsian mandiri sudah mendapatkan distribusi logistik dari BPBD Sleman dan Dinsos Sleman, serta mendapat bantuan dari masyarakat. “Sesuai SK Bupati Sleman nomor 128/Kep.KDH/A/2017 mengenai Status Keadaan Darurat Bencana Kabupaten Sleman, katanya, FKKRS tetap siaga untuk penanggul angan bencana,” ujarnya.

Sejauh ini, sambung Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Prambanan Bandung Bondowoso Prawoto Brewok evakuasi pohon tumbang dan material longsor tidak hanya dilakukan Wukirharjo, tetapi juga Sumberhajo, Sambirejo, Bokoharjo dan Gayamharjo. Proses evakuasi saat ini sudah mencapai lebih dari 80%. “Saat ini penanganan masih berlangsung tinggal sekitar 20 persen saja,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Desa Sumberharjo Lekta Manuri membenarkan rencana relokasi ke 14 KK tersebut. Menurutnya, Bupati Sleman segera membahas masalah tanah relokasi ini dengan Gubernur DIY. Sebab, tanah relokasi (tanah kas desa) yang disediakan juga membutuhkan persetujuan dari Gubernur. “Kami masih menunggu keputusan Gubernur,” kata Lekta.

Diakuinya, lokasi longsor di Ndayakan, Sengir maupun Nglepen memang membahayakan bagi warga. Pemukiman warga terdampak, katanya, tidak ada dalam satu area tetapi di beberapa titik. Hal itu sudah sering diingatkan oleh r elawan bencana. Hanya saja, ada beberapa dari mereka yang masih enggan untuk direlokasi. “Ini dimaklumi karena secara psikologis membutuhkan waktu untuk direlokasi. Kami berharap mereka menyadari bahaya longsor itu,” harap Lekta.

lowongan pekerjaan
PT.MERAPI ARSITA GRAHA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

You might also like

Hujan Berkepanjangan Ganggu Produksi Genting dan Batu Bata Godean
Hujan Berkepanjangan Ganggu Produksi Genting dan Batu Bata Godean
PBB Sleman Belum Sesuai Target, Ini Kendalanya
PBB Sleman Belum Sesuai Target, Ini Kendalanya
Pemda DIY Siapkan Beras Recovery Bagi Korban Badai Cempaka
Pemda DIY Siapkan Beras Recovery Bagi Korban Badai Cempaka
Capaian Pajak Bumi dan Bangunan Sleman Belum Capai Target
Capaian Pajak Bumi dan Bangunan Sleman Belum Capai Target

Solopos TV

  • SEPEDA MOTOR TERBARU : AHM Rilis Tampilan Baru Vario ESP
  • AHM Gelar Vario Day Roadshow di 60 Lokasi di Indonesia
  • Honda Rilis Motor On-of Sport All New Honda CRF150L
  • MOTOR HONDA : Astra Motor Jateng Bagi-Bagi Beasiswa
  • Begini Tampilan Baru New Honda Beat Pop Esp
  • Inilah Pemenang Honda Modification Contest 2017
  • MOTOR TERBARU : AHM Rilis Tampilan Baru New Honda Revo X
  • Lebih Dari 13.000 Bikers Siap Ramaikan Honda Bikers Day Nasional 2017
  • New CB150R StreetFire Laris Manis, Ini Data Penjualan Honda Bulan Agustus
  • Jumlah Penjualan New Honda CB150R StreetFire Naik 93,1%

Solopos TV

Kisah Unik

Cerita kocak ojek online yang ketakutan (Instagram)

Awalnya Seram, Kisah Ojek Online Lewat Kebun Bambu Bikin Ngakak

03-12-2017 Peristiwa

Macan Tutul Dibunuh Gara-Gara Serang Warga Hingga Tewas

03-12-2017 Peristiwa Seorang perempuan menggunakan laptop saat dibonceng sepeda motor (Instagram)

Bonceng Motor Sambil Buka Laptop, Orang Sibuk Zaman Now

02-12-2017 Peristiwa

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO â€" Beberapa waktu terakhir ini beredar…

Terpopuler

5 Orang Ditangkap di Rumah Diduga Pabrik Pil PCC di Gilingan Solo

03-12-2017 Solo

BNNP Jateng Menggerebek Rumah Diduga Pabrik PCC di Gilingan Solo

03-12-2017 Solo

Rem Blong, Bus Tabrak Bukit Bego Sebabkan Dua Orang Meninggal

03-12-2017 Bantul

Wali Kota Solo Dukung Persis GR Promosi Liga 2

03-12-2017 Indonesia

Awalnya Seram, Kisah Ojek Online Lewat Kebun Bambu Bikin Ngakak

03-12-2017 PeristiwaSumber: Google News | Warta 24 Sleman

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »